My Blessed Daughter

My Blessed Daughter
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ SESUNGGUHNYA AGAMA YG BENAR DISISI ALLAH HANYALAH ISLAM

Quote

Ibnu Qayyim Rahimahullah Berkata, “SELURUH APA-APA YANG TERSEBUT DI DALAM AL QUR'AN BERUPA PUJIAN KEPADA SEORANG HAMBA, HAL ITU ADALAH BUAH DARI ILMU DAN SELURUH APA-APA YANG TERSEBUT DI DALAM AL QUR'AN BERUPA CELAAN KEPADA SEORANG HAMBA, ITU ADALAH BUAH DARI KEJAHILAN (KEBODOHAN)”. "إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ SESUNGGUHNYA AGAMA YG BENAR DISISI ALLAH HANYALAH ISLAM".

Jumat, September 10

Selasa, April 19

Belajar Kepada Ilalang Tentang Makna Tawadhu

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Oleh: Aisyah Bunga Peradaban
“Seluruh yang ada di langit dan di ‘Bumi senantiasa bertasbih kepada Allah, Raja Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa lagi Maha bijaksana” (Q.S. 62: 1).

Pagi ini sang mentari dengan sangat santun menyapa rerumputan yang menghijau disepanjang jalan. Sinar mentari pagi seakan memberikan selimut pada rerumputan yang sejak semalam terguyur oleh hujan. Indah melihatnya. “ Hijau semburat kekuningan”.
Aku selalu suka mengamati hijaunya rumput yang terhampar luas di halaman depan kampusku. Subhanallah indah. Mereka kecil namun menarik untuk dipandang. Selain itu hijaunya rumput selalu saja membuatku tersenyum, Ingat Kampung halaman. “ Lho Kok?” . Iya, sebenarnya kesukaanku memandangi hijaunya rumput bermula dari kegemaranku memandang tanaman padi. Saat masih kuliah dulu, ketika mudik dari solo ke kota kelahiranku di jawa timur, Mataku selalu saja tak mau ketinggalan mengamati pemandangan yang Allah ciptakan dengan begitu sempurna, “Hamparan tanaman padi yang menghijau”
Sekarang di Bandung, di daerah sekitar komplekku, tak ku temukan hamparan padi itu. Hanya rumputlah sebagai pengganti hijaunya hamparan padi. Menurutku, padi dan rumput memiliki tekstur yang hampir mirip. Walaupun awalnya pelarian, lama kelamaan Aku mengerti sisi kecantikan dari hijaunya rerumputan itu.
Jujur, sebenarnya Hatiku selalu mempertanyakan Arti dari salah satu satu lirik lagu, yang bagiku lucu.“ Tanyalah pada rumput yang bergoyang?” sebuah analogi yang menarik sebenarnya. Aku berusaha memecahkan apa maksud dari analogi itu.
Pada saat perjalanan menuju suatu tempat. Tak sengaja, mataku mengamati rumput-rumput ilalang yang terbentang cukup luas. rumput-rumput ilalang itu dipenuhi bunga-bunga putih nan cantik.
Mataku tak henti mengamati ilalang itu, Saat tak ada angin, tubuh mereka tegak, tanpa riak sama sekali. Si kecil yang tenang dan sederhana. Ilalang itu diam dalam tasbihnya kepada Illahi dan tak silau dengan keinginan dipandang manusia. Hal ini terbukti dari banyak orang yang lebih suka mawar di banding ilalang. Satu lagi yang menarik dari ilalang itu, Saat mereka berdzikir dan tegak dalam diamnya, mereka laksana mentauhidkan Allah. tegak lurus ibarat angka 1, yang menggambarkan bahwa 1 tuhan yang patut disembah dimuka bumi “ Allah SWT”

“Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Mahahidup, Maha Berdiri Sendiri, yang karena-Nya segala sesuatu ada” (Qs. Ali Imron: 2)

Saat itu, pengamatanku belum mampu menjawab, analogi “Tanyakan pada rumput yang bergoyang “. Aku berharap segera ada angin yang datang, biar aku mengerti apa sebenarnya maksud dari analogi itu. sesaat setelah aku berkeinginan agar angin segera datang, Allah mengabulkan harapanku. Subhanallah, sebuah pemandangan yang indah.

“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali ‘Imran:191)

Rumput ilalang itu, dengan lembutnya bergerak ke arah kanan dan kiri ibarat orang yang menggelengkan kepalanya tanda “TAK TAHU”. Coba saja, bila benar kita bertanya pada rumput yang bergoyang ketika ada masalah. Si Rumput akan menjawab TAK TAHU dari gerakan mengeleng-geleng kekanan dan kekiri secara kompak. Hal ini menandakan sikap tawaduk (tidak sombong) Si Rumput. Dijawabnya jujur bahwa iya tak tahu ketika ada orang yang mengadu padanya, karena baginya hanya Allah lah yang maha tau. Itulah yang sebenarnya diajarkan oleh si rumput yang bergoyang kepada kita. Sebuah Pesan dalam Diam atas ketawadukannya yang mengajak kita untuk senantiasa kembali dan bergantung hanya kepada Allah. Karena hanya Allahlah yang mampu menolong kita.“ Subhanallah”

“Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku,” [QS Yusuf: 86].

Sahabat, Mari banyak membaca ayat-ayat kauniyah dari Allah. Semoga kita mampu mengambil banyak hikmah dari Alam sehingga kita mampu menjadi pribadi yang Taqwa. Aamiin. Jazakillak Khoiran.

Hadapi atau Tidak Usah Ambil Pusing

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Oleh: Arya Noor Amarsyah
SAYA pernah berkunjung ke rumah salah seorang saudara. Usai menunaikan shalat Maghrib, saya pun permisi pulang. Betapa terkejutnya saya ketika salah satu sepatu saya tidak ada di tempat. Dicari ke sana, ke mari, tidak ada. Tidak mungkin dipinjam orang. Sebab kalau dipinjam, tentu kedua-duanya dipakai. Tidak mungkin diambil orang lain, sebab tentunya akan diambil kedua-duanya. Begitu logika saya bermain.
Sempat bingung juga. Mau pakai alas kaki siapa saya pulang. Tapi ternyata permasalahan itu selesai dengan sendirinya. Karena saya terbangun dari tidur. Iya, saya baru saja bermimpi.
Setelah sadar bahwa itu hanya mimpi, saya tidak perlu lagi bingung-bingung untuk mencari alas kaki pengganti. Tidak bingung lagi mau pinjam ke siapa, karena itu hanya mimpi. Tapi bila itu kejadian nyata, maka tentu saya harus memikirkannya. Memikirkannya hingga menemukan alas kaki pengganti atau hingga sepatu saya ditemukan. Bahkan tidak cukup hanya memikirkannya, tapi perlu diikuti pula dengan aksi mencari.
Berpikir terlebih dahulu dianggap penting, karena itu akan menentukan langkah kita dalam mencari. Dimana terakhir sepatu diletakkan? Coba diingat-ingat, apakah tadi ada yang izin untuk meminjam atau tidak? Apakah ada teman yang iseng menyembunyikan sepatu saya? Setelah itu barulah melangkah untuk mencari.
Oleh karena itu, bangunlah! Apakah masalah yang teman-teman sedang hadapi hanya mimpi atau nyata?
Semoga Allah memberi jalan keluar terhadap masalah-masalah yang teman-teman hadapi. Aamiin. Atau semoga masalah-masalah itu hanya mimpi, sehingga kita tidak perlu ambil pusing. Jazakallahu Khoiran